Feromon, zat pembangkit gairah


Kita pasti pernah dengar istilah feromon. Yang lajim kita dengar adalah bahwa feromon di dunia hewan kerap diperbincangkan sebagai senyawa yang berperan dalam menarik lawan jenis, pembangkit gairah seksual dan tanda pengenal jenis. (tapi yang ngebincangin bukan hewan, tapi kita-kita)
Ok, deh.. Tau ga kalo sebenernya feromon itu bukan hanya mempengaruhi gairah seksual dan cinta di dunia hewan, tapimanusia juga lo..
Fenomena ini juga terjadi pada manusia, para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia meyatakan, feromon berperan dalam menghasilkan perasaan cinta dan gairah seksual. Terbukti bahwa saat melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip feromon, bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen pada wanita dan hormon testoteron pada priaFeromon membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin
Hahaha.. Kaya Drugs ya?!?!
Istilah feromon berasal dari bahasa Yunani yaitu phero yang artinya “pembawa” dan moneyang berarti “sensasi”. Jadi, secara etimologis, dapat diartikan sebagai suatu senyawa pembawa sensasi (sensasi apa ya???). Senyawa feromon pada manusia terutama dihasilkan oleh kalenjar endokrin pada ketiak, telinga, hidung, mulut, kulit, dan kemaluan. Feromon aktif apabila yang bersangkutan telah akil balig.
Feromon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada di udara yang tidak bisa dideteksi melalui bau-bauan tapi hanya bisa dirasakan oleh vomeronasalorgan (VMO) di dalam indra pencium. Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Di sinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respons perilaku dan fisiologis.
Senyawa feromon dapat menimbulkan rasa ketertarikan antara dua orang berlainan jenis dengan bekerja sebagai pemicu dalam reaksi-reaksi kimia, ketika dua orang berdekatan dan bertatapan mata, feromon akan tercium oleh organ tubuh manusia yang paling sensitif yaitu VMO. VMO adalah organ dalam lubang hidung yang mempunyai kepekaan ribuan kali lebih besar daripada indera penciuman.
OK deh, buat lo pada yang masih jomlo lantaran ga laku, produksi feromon sebanyak-banyaknya!!!! (emang bisa??? Pikir sendiri caranya )


Save Our Earth

Messenger

Visitor

free counters

Pages

Merah Putih

Powered by Blogger.

Popular Posts

About Me

My Photo
Ketika orang memiliki 1000 alasan untuk menyerah,, kita pun harus memiliki 1000 alasan untuk terus berusaha...!!!

Followers

Archives